Hare gene masih bingung cari referensi ? Mungkin itu kalimat yang tepat untuk menggugah semangat kita untuk belajar. Bila sejawat sudah terbiasa browsing melalui internet nampaknya tidak perlu bertanya seperti itu lagi. Tinggal memotivasi diri untuk memulai belajar. Nah bagaimana untuk yang belum internet minded ? Mau nggak mau ya harus belajar mengapresiasi internet. Karena kalau kita bisa mengkapitalisasi internet, nilai yang kita dapatkan jauh lebih tinggi dari biaya yang kita keluarkan.

Menyongsong dan menjalani era continuing education untuk profesi kita barangkali internet bisa merupakan teman yang menyenangkan. Apapun bisa kita cari melalui internet. Memang tidak 100% informasi yang ada bisa dijamin kebenarannya. Tetapi sejawat bisa melakukan crosscheck dengan referensi lain yang ada.

Bagi sejawat yang menjalankan profesinya di Apotek cobalah mulai melirik internet sebagai referensi. Sediakan seperangkat komputer dan koneksi internet, mulailah menjelajahi dunia maya. Banyak sekali inspirasi yang bisa digali melalui internet. Untuk mengupdate ilmu kefarmasian jelas tersedia. Untuk mencari informasi lengkap tentang obat juga bisa. Untuk melakukan benchmark terhadap apotek lain baik di Indonesia maupun di luar negeri sudah tentu sangat mungkin.

Jadi, selagi apotek tidak ramai, waktu bisa dimanfaatkan untuk belajar. Tidak perlu beli buku, tidak perlu keluar apotek. Dengan begitu kompetensi kita makin mantap, pelayanan kefarmasian makin dalam, konsumen makin senang, apotek makin laris.

Mudah bukan ?

Possibly Related Posts: