Profesi Apoteker sedang berbenah. Ikatan Sarjana Farmasi Indonesia (ISFI) sebagai wadah Apoteker di seluruh Indonesia memikul tugas yang tidak ringan. Sebagai sebuah profesi, keberadaan Apoteker tidak bisa lagi hanya berlindung dibalik Undang-undang atau Peraturan Pemerintah. Kalau tidak ada aral melintang akan ada satu lagi Peraturan Pemerintah yang mengatur pekerjaan kefarmasian. Jadi, Apoteker mesti tampil dan menunjukkan kiprahnya kepada masyarakat secara langsung. Langkah besar yang tidak mudah namun harus.

Stakeholder Apoteker memang beragam. Masyarakat sebagai konsumen apotek, dokter sebagai mitra tugas, manajemen dari sebuah industri farmasi dan pemerintah adalah sebagian diantara para stakeholder yang mengharapkan kiprah kongkrit profesi Apoteker. Mereka adalah para pihak yang mendambakan kontribusi peran dalam sebuah sistem yang terintegrasi.

Selama ini masyarakat memang mengidentikkan apotek dengan apoteker. Namun jarang sekali masyarakat dapat merasakan sentuhan apoteker dalam keseharian. Apapun penyebabnya, sekarang saatnya Apoteker tampil aktif di apoteknya. Ingat, apotek adalah tempat pengabdian profesi bagi Apoteker. Jadi memang naif bila masyarakat sebagai konsumen apotek tidak bisa bertemu dengan apoteker di tempat tugasnya.

Arus informasi yang demikian deras pada era sekarang sangat membantu kita untuk mengembangkan diri. Nah bagi sejawat yang ingin lebih tampil percaya diri dalam menjalankan profesi di apotek, silahkan belajar melalui internet. Banyak sekali website yang dapat dijadikan referensi. Salah satunya coba klik disini.

Possibly Related Posts: