Sebuah transformasi peran apoteker telah dimulai di Inggris. On Medica News mewartakan bahwa mulai tanggal 3 April 2008 Apoteker di Inggris memiliki peran lebih besar. Mulai hari itu apoteker diberi ijin memberikan resep untuk penyakit penyakit minor. Berita  selengkapnya silahkan klik disini.

Sebaliknya di Malaysia apoteker masih harus berjuang keras agar pemerintah segera menetapkan larangan bagi dokter untuk dispensing. Pro kontra tentang larangan itu masih tajam. Salah satu beritanya dapat dibaca disini.

Di negara kita peran apoteker sudah jelas seperti yang diatur dalam undang undang. Bahkan akan dijabarkan lebih detail dalam Peraturan Pemerintah tentang Tenaga Kefarmasian yang sedang dalam proses penerbitan. Bahwa di lapangan ditemui adanya dokter yang dispensing, itu jelas jelas penyimpangan.  Kondisi itu terjadi karena lemahnya pengawasan dan tidak aktifnya apoteker berperan.

Nah dengan dua contoh kondisi di atas, semestinya kita harus mawas diri.  Infrastruktur sudah relatif lengkap. Kita bisa menjadi apoteker seperti di Inggris atau sebaliknya  menjadi apoteker seperti di Malaysia (sekarang) sangat tergantung kepada kiprah kita.

Tidak perlu lagi berwacana. No pharmacist no service  bukan suatu pilihan, tapi keharusan. Jadi mestinya tidak ada lagi pembahasan.

Possibly Related Posts: