<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
		>
<channel>
	<title>Comments on: Pharmaceutical Care = Blue Ocean Strategy?</title>
	<atom:link href="http://apotekkita.com/2008/06/06/pharmaceutical-care-blue-ocean-strategy/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://apotekkita.com/2008/06/06/pharmaceutical-care-blue-ocean-strategy/</link>
	<description>media berbagi informasi untuk mengembangkan kompetensi</description>
	<lastBuildDate>Wed, 23 Nov 2011 00:39:44 +0700</lastBuildDate>
	<generator>http://wordpress.org/?v=2.8.5</generator>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
		<item>
		<title>By: Meski Resesi, Pendapatan Apoteker Tetap Naik &#124; PORTAL APOTEKER &#124; indonesia</title>
		<link>http://apotekkita.com/2008/06/06/pharmaceutical-care-blue-ocean-strategy/comment-page-1/#comment-50</link>
		<dc:creator>Meski Resesi, Pendapatan Apoteker Tetap Naik &#124; PORTAL APOTEKER &#124; indonesia</dc:creator>
		<pubDate>Wed, 11 Mar 2009 02:53:59 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://www.apotekkita.com/?p=78#comment-50</guid>
		<description>[...] Program no pharmacist no service adalah wujud nyata dari perubahan orientasi praktek apoteker. Perubahan ini sedikitnya memiliki 2 dimensi yang sangat menguntungkan bagi apoteker karena asuhan kefarmasian menjadi kewenangan ekslusif apoteker dan sekaligus merupakan wahana untuk menciptakan strategi samudra biru.  [...]</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>[...] Program no pharmacist no service adalah wujud nyata dari perubahan orientasi praktek apoteker. Perubahan ini sedikitnya memiliki 2 dimensi yang sangat menguntungkan bagi apoteker karena asuhan kefarmasian menjadi kewenangan ekslusif apoteker dan sekaligus merupakan wahana untuk menciptakan strategi samudra biru.  [...]</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: Siapa Bilang Apoteker Tidak Diperlukan? &#124; PORTAL APOTEKER &#124; indonesia</title>
		<link>http://apotekkita.com/2008/06/06/pharmaceutical-care-blue-ocean-strategy/comment-page-1/#comment-49</link>
		<dc:creator>Siapa Bilang Apoteker Tidak Diperlukan? &#124; PORTAL APOTEKER &#124; indonesia</dc:creator>
		<pubDate>Fri, 23 Jan 2009 09:18:31 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://www.apotekkita.com/?p=78#comment-49</guid>
		<description>[...] dengan mudah kita bisa menjadikan persaingan menjadi tidak relevan lagi. Dan jangan lupa bahwa asuhan kefarmasian adalah sarana bagi apoteker untuk menciptakan blue ocean [...]</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>[...] dengan mudah kita bisa menjadikan persaingan menjadi tidak relevan lagi. Dan jangan lupa bahwa asuhan kefarmasian adalah sarana bagi apoteker untuk menciptakan blue ocean [...]</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: Jangan Buka Apotek..! &#124; PORTAL APOTEKER &#124; indonesia</title>
		<link>http://apotekkita.com/2008/06/06/pharmaceutical-care-blue-ocean-strategy/comment-page-1/#comment-48</link>
		<dc:creator>Jangan Buka Apotek..! &#124; PORTAL APOTEKER &#124; indonesia</dc:creator>
		<pubDate>Fri, 09 Jan 2009 03:22:42 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://www.apotekkita.com/?p=78#comment-48</guid>
		<description>[...] Salah satu jalan yang sangat efektif bagi apotek independen untuk menciptakan samudra biru adalah me... Setiap konsumen yang datang ke apotek (beli atau tidak beli obat) mesti mendapatkan asuhan kefarmasian. Dengan perlakuan demikian, konsumen akan merasakan sensasi yang berbeda. Mereka, para konsumen, akan merasa terpecahkan masalahnya. Jadi konsumen datang bukan semata-mata untuk membeli obat tapi lebih untuk berkonsultasi tentang obat kepada ahlinya.  [...]</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>[...] Salah satu jalan yang sangat efektif bagi apotek independen untuk menciptakan samudra biru adalah me&#8230; Setiap konsumen yang datang ke apotek (beli atau tidak beli obat) mesti mendapatkan asuhan kefarmasian. Dengan perlakuan demikian, konsumen akan merasakan sensasi yang berbeda. Mereka, para konsumen, akan merasa terpecahkan masalahnya. Jadi konsumen datang bukan semata-mata untuk membeli obat tapi lebih untuk berkonsultasi tentang obat kepada ahlinya.  [...]</p>
]]></content:encoded>
	</item>
</channel>
</rss>

