Archive for October, 2008

Gerakan Jangan Masuk Farmasi

Wow.., semalam saat saya blogwalking, saya menemukan sebuah tulisan menarik yang berjudul Gerakan Jangan Masuk Farmasi disini. Isinya kurang lebih ungkapan emosional seorang apoteker tentang susahnya menempuh pendidikan di fakultas farmasi, persaingan antar apoteker yang kian ketat, adanya kewajiban uji kompetensi sampai kompensasi apoteker yang tidak sebanding. Saking emosionalnya, si penulis sampai menyarankan kepada semua pihak yang berkepentingan untuk tidak kuliah di farmasi. Luar biasa..

Read the rest of this entry »

Possibly Related Posts:


Equitable Reward Bagi Apoteker

Insya Allah pada awal tahun 2009 nanti ISFI akan memberlakukan program TATAP secara nasional. Sekedar mengingatkan, program TATAP (tiada apoteker tiada pelayanan) adalah konsekuensi logis atas penerapan GPP (good pharmacy practise). Sedangkan GPP adalah metoda untuk mengembalikan fungsi apotek sebagai tempat pengabdian profesi apoteker.

Read the rest of this entry »

Possibly Related Posts:


Back To Basic, Apotek Tidak Perlu Segmentasi!

Apotek adalah perwujudan kongkrit dari farmasi komunitas. Pengertian komunitas bisa bermacam-macam, tapi intinya adalah kumpulan dari orang-orang yang saling peduli satu sama lain lebih dari yang seharusnya. Dengan begitu apotek adalah sarana untuk men deliver  layanan asuhan kefarmasian (pharmaceutical care) kepada sebuah komunitas.

Mengapa saya menulis topik ini ?

Read the rest of this entry »

Possibly Related Posts:


Program Apotekerisasi Apotek

Tiada Apoteker Tiada Pelayanan (TATAP) adalah lagu yang sedang menjadi TOP HIT dikalangan para apoteker, terutama yang berpraktek di apotek. Topik TATAP sebagai bahan perbincangan bisa jadi akan bertahan lama wong baru dicanangkan saja sudah menimbulkan kontroversi apalagi kalau sampai diwajibkan nanti.

Read the rest of this entry »

Possibly Related Posts:


Bunga Mawar (Memang) Berduri

Anda bisa mengeluh karena bunga mawar berduri, atau sebaliknya anda bisa girang karena ternyata duri memiliki bunga mawar. Demikian kata Zig Ziglar, seorang pengarang buku yang sukses, seorang motivator dan seorang ahli dibidang penjualan. Melalui slogan tersebut, Zig Ziglar  mencoba menekankan konsep pemikiran secara positif (positive thinking).

Read the rest of this entry »

Possibly Related Posts: