Wow.., semalam saat saya blogwalking, saya menemukan sebuah tulisan menarik yang berjudul Gerakan Jangan Masuk Farmasi disini. Isinya kurang lebih ungkapan emosional seorang apoteker tentang susahnya menempuh pendidikan di fakultas farmasi, persaingan antar apoteker yang kian ketat, adanya kewajiban uji kompetensi sampai kompensasi apoteker yang tidak sebanding. Saking emosionalnya, si penulis sampai menyarankan kepada semua pihak yang berkepentingan untuk tidak kuliah di farmasi. Luar biasa..
Possibly Related Posts:
- Akankah Obat Generik Semakin Menarik ?
- Menyasar Niche Market, Mengapa Tidak ?
- Sudah Saatnya “Values” Sebagai Strategi Bersaing Apotek(er)
- Apakah Apoteker di Apotek Under Valued ?
- Pharmaceutical Care Sarana Menciptakan Nilai
Mohamad Dani Pratomo. Apoteker, pemerhati kefarmasian, yang terpanggil untuk memberikan kontribusi aktif dalam proses mewujudkan eksistensi profesi apoteker di Indonesia.