<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
		>
<channel>
	<title>Comments on: Kenaikan Harga, Adakah Hubungannya Dengan Inefesiensi?</title>
	<atom:link href="http://apotekkita.com/2008/12/23/kenaikan-harga-adakah-hubungannya-dengan-inefesiensi/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://apotekkita.com/2008/12/23/kenaikan-harga-adakah-hubungannya-dengan-inefesiensi/</link>
	<description>media berbagi informasi untuk mengembangkan kompetensi</description>
	<lastBuildDate>Wed, 23 Nov 2011 00:39:44 +0700</lastBuildDate>
	<generator>http://wordpress.org/?v=2.8.5</generator>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
		<item>
		<title>By: ispa</title>
		<link>http://apotekkita.com/2008/12/23/kenaikan-harga-adakah-hubungannya-dengan-inefesiensi/comment-page-1/#comment-249</link>
		<dc:creator>ispa</dc:creator>
		<pubDate>Fri, 26 Dec 2008 00:32:57 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://www.apotekkita.com/?p=343#comment-249</guid>
		<description>Yang terjadi selama ini, pabrikan berhenti produksi, karena pemerintah menetapkan harga yang menyentuh batas bawah margin keuntungan untuk beberapa obat essensial (spt.diazepam inj, dexametason inj dll) sehingga dokter-dokter penulis resep sudah &#039;lupa&#039; kalau obat-obat tsb ada generiknya karena sekian lama hilang dari peredaran. Untuk menaikkan harga pabrikan ogb tidak berani terang-terangan,  tapi memberlakukan &#039;DN&#039; (debet nota) untuk pembelian obat-obat tertentu (termasuk ethambutol _ penderita tidak boleh putus obat).
Jadi memang rakyatlah yang menanggung inefesiensi tersebut dengan mengonsumsi obat yang (harganya) tidak rasional.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Yang terjadi selama ini, pabrikan berhenti produksi, karena pemerintah menetapkan harga yang menyentuh batas bawah margin keuntungan untuk beberapa obat essensial (spt.diazepam inj, dexametason inj dll) sehingga dokter-dokter penulis resep sudah &#8216;lupa&#8217; kalau obat-obat tsb ada generiknya karena sekian lama hilang dari peredaran. Untuk menaikkan harga pabrikan ogb tidak berani terang-terangan,  tapi memberlakukan &#8216;DN&#8217; (debet nota) untuk pembelian obat-obat tertentu (termasuk ethambutol _ penderita tidak boleh putus obat).<br />
Jadi memang rakyatlah yang menanggung inefesiensi tersebut dengan mengonsumsi obat yang (harganya) tidak rasional.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
</channel>
</rss>

