<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
		>
<channel>
	<title>Comments on: Polemik Puyer Cermin Mendesaknya Pengaturan Pekerjaan Kefarmasian</title>
	<atom:link href="http://apotekkita.com/2009/02/18/polemik-puyer-cermin-mendesaknya-pengaturan-pekerjaan-kefarmasian/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://apotekkita.com/2009/02/18/polemik-puyer-cermin-mendesaknya-pengaturan-pekerjaan-kefarmasian/</link>
	<description>media berbagi informasi untuk mengembangkan kompetensi</description>
	<lastBuildDate>Wed, 23 Nov 2011 00:39:44 +0700</lastBuildDate>
	<generator>http://wordpress.org/?v=2.8.5</generator>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
		<item>
		<title>By: ferdibabd_psrb</title>
		<link>http://apotekkita.com/2009/02/18/polemik-puyer-cermin-mendesaknya-pengaturan-pekerjaan-kefarmasian/comment-page-1/#comment-307</link>
		<dc:creator>ferdibabd_psrb</dc:creator>
		<pubDate>Wed, 18 Feb 2009 15:49:47 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://www.apotekkita.com/?p=576#comment-307</guid>
		<description>Capek amat mikirin itu, yang disentil itu dokter, malah apoteker naik daun...

Sewaktu kemarin saya menerima resep racikan anak, mereka menyinggung masalah isu yang baru ini, saya hanya bilang dokter tidak bisa dispensing di tempat praktek, mereka hanya berhak menulis resep, bukannya meracik sendiri di tempat praktek, apalagi pasien gak tau apaan isi racikannya.

Sebenarnya Isu ini hanya bagi dokter dispensing, KITA APOTEKER HANYA MENYAKSIKAN SAJA PERDEBATAN MEREKA, Masyarakat sudah DEWASA MEREKA TAHU MANA YANG BENAR DAN SALAH.

Saya pernah katakan, apoteker harus meningkatkan kemampuannya, agar pasien lebih menghargai kita, MASYARAKAT SEMAKIN PINTAR, LAMA-LAMA MEREKA AKAN TAHU KEBENARAN, GAK USAH PAKE UNDANG-UNDANG, NTAR TAHU SENDIRI.

MEREKA-MEREKA KHAN PUNYA : SAUDARA, KAKAK, ADIK, BAPAK, IBU, PONAKAN ATAU SIAPAPUN ITU YANG JADI APOTEKER, CEPAT ATAU LAMBAT AKAN MENDAPAT PEMBELAJARAN

Yang Perlu dipikirkan, masalah UU Kesehatan, terutama sanksi kepada Dokter Dispensing, dan TATA CARA PENULISAN resep DOKTER agar tidak MENGORBANKAN PASIEN DENGAN PERMAINANNYA DENGAN Perusahaan Farmasi.

Tulisan TIDAK DAPAT DIGANTI TANPA PENGETAHUAN DOKTER harus direvisi, dan dipublikasikan di TV Nasional, apa makna tulisan itu</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Capek amat mikirin itu, yang disentil itu dokter, malah apoteker naik daun&#8230;</p>
<p>Sewaktu kemarin saya menerima resep racikan anak, mereka menyinggung masalah isu yang baru ini, saya hanya bilang dokter tidak bisa dispensing di tempat praktek, mereka hanya berhak menulis resep, bukannya meracik sendiri di tempat praktek, apalagi pasien gak tau apaan isi racikannya.</p>
<p>Sebenarnya Isu ini hanya bagi dokter dispensing, KITA APOTEKER HANYA MENYAKSIKAN SAJA PERDEBATAN MEREKA, Masyarakat sudah DEWASA MEREKA TAHU MANA YANG BENAR DAN SALAH.</p>
<p>Saya pernah katakan, apoteker harus meningkatkan kemampuannya, agar pasien lebih menghargai kita, MASYARAKAT SEMAKIN PINTAR, LAMA-LAMA MEREKA AKAN TAHU KEBENARAN, GAK USAH PAKE UNDANG-UNDANG, NTAR TAHU SENDIRI.</p>
<p>MEREKA-MEREKA KHAN PUNYA : SAUDARA, KAKAK, ADIK, BAPAK, IBU, PONAKAN ATAU SIAPAPUN ITU YANG JADI APOTEKER, CEPAT ATAU LAMBAT AKAN MENDAPAT PEMBELAJARAN</p>
<p>Yang Perlu dipikirkan, masalah UU Kesehatan, terutama sanksi kepada Dokter Dispensing, dan TATA CARA PENULISAN resep DOKTER agar tidak MENGORBANKAN PASIEN DENGAN PERMAINANNYA DENGAN Perusahaan Farmasi.</p>
<p>Tulisan TIDAK DAPAT DIGANTI TANPA PENGETAHUAN DOKTER harus direvisi, dan dipublikasikan di TV Nasional, apa makna tulisan itu</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: Fajar RP</title>
		<link>http://apotekkita.com/2009/02/18/polemik-puyer-cermin-mendesaknya-pengaturan-pekerjaan-kefarmasian/comment-page-1/#comment-306</link>
		<dc:creator>Fajar RP</dc:creator>
		<pubDate>Wed, 18 Feb 2009 14:43:45 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://www.apotekkita.com/?p=576#comment-306</guid>
		<description>Hooo, keduluan nulis tentang ini. Bener banget pak, isu puyer ini momen yang sangat pas untuk mewacanakan tentang P3K.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Hooo, keduluan nulis tentang ini. Bener banget pak, isu puyer ini momen yang sangat pas untuk mewacanakan tentang P3K.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: dadan97</title>
		<link>http://apotekkita.com/2009/02/18/polemik-puyer-cermin-mendesaknya-pengaturan-pekerjaan-kefarmasian/comment-page-1/#comment-305</link>
		<dc:creator>dadan97</dc:creator>
		<pubDate>Wed, 18 Feb 2009 13:12:53 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://www.apotekkita.com/?p=576#comment-305</guid>
		<description>Saya dukung PP-PK, tapi mau sampai kapan nunggu? selain itu juga perlu penegakkan aturan dan hukum yang lebih tegas dari peraturan perundangan yang sudah ada, jangan setengah-setengah.misal untuk dokter yang dispensing ato toko obat yang menjual obat daftar G. Dan yang paling penting menurut saya adl kesadaran apoteker untuk segera menerapkan good pharmacy practice maupun pharmaceutical care.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Saya dukung PP-PK, tapi mau sampai kapan nunggu? selain itu juga perlu penegakkan aturan dan hukum yang lebih tegas dari peraturan perundangan yang sudah ada, jangan setengah-setengah.misal untuk dokter yang dispensing ato toko obat yang menjual obat daftar G. Dan yang paling penting menurut saya adl kesadaran apoteker untuk segera menerapkan good pharmacy practice maupun pharmaceutical care.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
</channel>
</rss>

