Hari ini pemberitaan RCTI tentang polemik puyer menghadirkan pernyataan Menteri Kesehatan. Secara normatif beliau mengatakan sepanjang persepan dan pembuatan puyer mengikuti kaidah-kaidah resmi yang baku maka puyer aman untuk dikonsumsi.

Entah ada hubungannya atau tidak, portal berita okezone hari ini memuat serangkaian berita tentang pasien bernama Syadiah yang diduga sakit akibat mengonsumsi puyer.

Menurut pembawa acara, pemberitaan tentang puyer masih akan berlanjut. Besok giliran apoteker yang bicara. Lusa mungkin masih ada lagi. Seperti biasa si pembawa acara selalu mengulang bahwa mereka tidak bermaksud untuk membuat bingung pemirsa.

Terus terang saya tidak tahu dan belum bisa menerka kemana arah polemik puyer ini akan digiring. Pihak RCTI nampaknya mempersiapkan materi pemberitaan ini dengan matang. Buktinya selain dibuat berseri juga dilengkapi liputan tertulis secara online melalui Okezone.

Bahkan beberapa media cetak diluar grup MNC juga sempat memuat berita tentang polemik puyer ini.

Jadi sementara saya simpulkan bahwa polemik puyer adalah metoda menaikkan rating Seputar Indonesia dan pengakses Okezone dengan cara yang cost efective.  Sebuah terobosan marketing yang cerdik. Bukankah karena dampak krisis kita harus menggunakan prinsip low budget high impact ?

Apakah sejawat sependapat dengan kesimpulan saya tersebut..?

Monggo silahkan berkomentar..

Possibly Related Posts: