Archive for November, 2009

Artikel ini ditulis oleh sejawat Aluwi Nirwana Sani

Kematian 9 penduduk dan dirawatnya sekitar 579 orang (Kompas.Com 17/11) di beberapa kecamatan kabupaten Bandung sangat memprihatinkan kita semua dan ini merupakan sebuah kecelakaan yang tidak boleh terulang lagi. Kasus ini memerlukan pengkajian yang menyeluruh dan tindakan yang nyata dari pimpinan pusat dan daerah, bukan sekedar pernyataan.

Dalam penyataannya yang bersifat normatif, Menkes justru menyalahkan tragedi ini kepada korban. Menkes menyatakan (ANTARA NEWS 17/110) bahwa tragedi ini terjadi bukan karena obat anti-filariasis, akan tetapi karena pasien mempunyai penyakit lain. Pernyataan ini sangat tidak membangun karena selain fakta yang sangat jelas, dimana banyak sekali korban yang jatuh pada saat yang bersamaan dan terjadi di daerah tertentu. Kondisi ini memberi sinyal, pasti ada yang tidak benar dan memerlukan perhatian serius.

Read the rest of this entry »

Possibly Related Posts:


Akankah Obat Generik Semakin Menarik ?

Pagi ini, dengan ditemani secangkir kopi hangat, saya membolak balik halaman surat kabar harian dan membaca secara cepat judul berita yang ada. Meski berita mengalir bak air bah melalui internet, saya tetap merasa belum mantap kalau belum membaca koran. Mungkin sama halnya kebanyakan dari kita yang merasa belum makan kalau belum menyantap nasi. Katanya belum nendang ...

Ditengah asyiknya melihat judul judul berita, tiba tiba perhatian saya terusik saat membaca kalimat berjudul Penggunaan Obat Generik Digalakkan di halaman 13 harian Kompas 16 November 2009. Menurut berita tersebut, Menteri Kesehatan akan menggalakkan penggunaan obat generik sebagai salah satu program 100 harinya. Beliau juga berjanji akan meninjau kembali harganya agar tetap terjangkau dan produsen dapat tetap terus memproduksi.

Read the rest of this entry »

Possibly Related Posts:


Perubahan Itu Keniscayaan

Anda benar sejawat.. tampilan portal apoteker kembali berubah.

Perubahan itu sengaja saya lakukan dengan berbagai pertimbangan. Yang klasik, diantaranya, agar ada penyegaran tampilan sehingga tidak membosankan dan berharap bisa lebih menarik perhatian. Yang tidak klasik, melalui perubahan, portal ini bisa semakin “hidup” mengimbangi semakin dinamisnya tantangan yang dihadapi oleh profesi apoteker kedepan.

Perubahan memang sebuah keniscayaan. Sunatullah. Dan hal ini berlaku umum, tanpa kecuali. Seperti halnya yang kita (mulai) hadapi dengan keluarnya UU 36/2009 tentang Kesehatan dan PP 51/2009 tentang Pekerjaan Kefarmasian. Kedua produk hukum tersebut laksana tonggak yang akan merubah secara fundamental arsitektur praktek kefarmasian nasional.

Read the rest of this entry »

Possibly Related Posts:


Siap Tidak Siap, Kita Harus Bisa !

Latar belakang saya membuat blog ini, 23 bulan yang lalu, adalah untuk “menyosialisasikan secara dini” Peraturan Pemerintah tentang Pekerjaan Kefarmasian yang kala itu masih berupa rancangan. Bila lupa, sebagai pengingat, silahkan sejawat klik halaman ini.

Sekarang, PP yang kita tunggu-tunggu itu telah lahir dan bernama PP No 51/2009. Bahkan kelahiran PP tersebut sekaligus juga bertepatan dengan disyahkannya revisi UU Kesehatan dimana kata Pekerjaan Kefarmasian diganti menjadi Praktik Kefarmasian.

Read the rest of this entry »

Possibly Related Posts: