Industrialisasi Apotek Makin Nyata

Sewaktu industri farmasi belum berkembang seperti sekarang, produksi obat tertentu masih dimungkinkan dilakukan di apotek. Proses pembuatannya dilakukan dalam skala kecil, terbatas untuk mencukupi kebutuhan masyarakat disekitar apotek. Pada saat itu seni meracik masih dominan dan standarisasi proses masih terbatas, sehingga sangat mungkin kualitasnya bervariasi dari batch satu ke batch yang lain.

Seiring dengan bertumbuhnya demand serta meningkatnya kesadaran tentang kualitas, proses produksi obat dipersyaratkan harus memenuhi standar GMP. Perlahan tapi pasti terjadi proses industrialisasi. Saat ini produksi obat dilakukan sepenuhnya oleh produsen. Obat dipoduksi secara massal. Standarisasi proses produksi ditetapkan. Terjadi peningkatan kualitas maupun kuantitas. Konsumen langsung merasakan manfaatnya baik dari sisi pasokan maupun harga.

Read the rest of this entry »

Possibly Related Posts:


SPA Berbasis Web, Apa Itu ?

Ssst… jangan berimajinasi terlalu jauh dulu sejawat, karena portal ini masih konsisten mengulas tentang apoteker dan dunianya. Dan saya tidak ada niat sedikitpun apalagi rencana untuk mengubahnya. Masih banyak topik tentang apoteker yang menarik, perlu ataupun penting untuk dikaji.

Minggu lalu saya bertemu dengan Drh M Munawaroh, Direktur Pemasaran PT Indofarma. Dalam pertemuan itu saya berkesempatan mendengarkan strategi beliau mendongkrak penjualan obat generik tanpa harus perang diskon.

Seperti kita ketahui, selama ini banyak produsen obat generik terjebak memakai strategi killing for survival menggunakan senjata diskon agar target penjualannya tercapai. Akibatnya, obat terjual ke distributor dalam jumlah besar tetapi penyebarannya tidak merata. Padahal salah satu kunci sukses bagi obat generik adalah ketersediaannya di apotek.

Read the rest of this entry »

Possibly Related Posts:


Horisontalisasi Sistem Pembelian

Salah satu aktifitas apotek yang cukup strategis dan berpengaruh langsung terhadap daya saingnya adalah aktifitas pembelian. Secara prosedur, sistem pembelian apotek diantaranya diatur melalui Permenkes 918  tentang Pedagang Besar Farmasi. Pada intinya, apotek dalam memperoleh obat harus melalui jalur  distribusi resmi baik melalui secara vertikal (PBF, Pabrik Obat) maupun horisontal (apotek).

Read the rest of this entry »

Possibly Related Posts:


Poligami

Sejawat, ijinkanlah saya curhat tentang ketidakmampuan saya bersikap…

Saya sangat terkesan membaca cerita sukses sejawat Apoteker Muda dalam blognya yang beralamat disini. Dengan modal dan pengalaman yang minim tetapi diimbangi tekad dan keuletan yang tinggi akhirnya sejawat Apoteker Muda tersebut berhasil membangun apotek milik sendiri. Sebuah prestasi yang patut diapresiasi. Selanjutnya, keberhasilan sejawat Apoteker Muda tadi menggugah yang bersangkutan untuk membuka apotek lagi di lain tempat atau melakukan diversifikasi usaha. Meminjam istilah dalam perkawinan, sejawat Apoteker Muda tadi berniat akan berpologami.

Saya tidak dalam posisi menentang, tapi juga belum bisa mendukung. Mengapa?

Read the rest of this entry »

Possibly Related Posts:


Iklan Apotek

Sudah beberapa kali saya melihat iklan apotek di suratkabar nasional. Pengiklan adalah jaringan apotek besar yang sedang giat melakukan ekspansi. Materi iklan berkisar pada kelengkapan dan keaslian produk yang disediakan serta profesionalitas pelayanan. Namanya iklan, ujung ujungnya pasti membujuk konsumen.

Iklan adalah bagian dari marketing. Sebuah produk perlu dipasarkan manakala produk tersebut berhasil membedakan diri dengan yang lain. Gula pasir misalnya. Sejauh dikemas per satuan berat tanpa ada merek maka tidak perlu marketing. Tapi begitu diberi nama Gulaku, maka iklannya bertebaran di media televisi. Begitu juga dengan Obat Generik Berlogo. Meski bersifat generik tapi ada produsen yang mendeferensiasikan diri dengan mencantumkan sebagian nama pabriknya, seperti OGB Dexa.

Read the rest of this entry »

Possibly Related Posts: