Polemik Puyer Menegaskan Pentingnya No Pharmacist No Service

Akhirnya polemik tentang puyer mulai menuai kesimpulan. Setelah kemarin pemerintah cq Menteri Kesehatan menyatakan bahwa puyer masih merupakan bentuk sediaan yang masih dibutuhkan di Indonesia, hari ini pemberitaan tentang polemik puyer menegaskan pentingnya keberadaan apoteker untuk menjamin kualitas dan rasionalitas puyer.

Saya rasa tidak ada polemik untuk ini. Didalam pedoman good pharmacy practise salah satunya memang menuntut keberadaan apoteker di apotek untuk melakukan screening terhadap setiap resep yang masuk, menyiapakannya sesuai permintaan dokter dan menyerahkannya kepada pasien secara langsung disertai penjelasan yang memadai.

Read the rest of this entry »

Possibly Related Posts:


Siapa Menikmati Polemik Puyer?

Hari ini pemberitaan RCTI tentang polemik puyer menghadirkan pernyataan Menteri Kesehatan. Secara normatif beliau mengatakan sepanjang persepan dan pembuatan puyer mengikuti kaidah-kaidah resmi yang baku maka puyer aman untuk dikonsumsi.

Entah ada hubungannya atau tidak, portal berita okezone hari ini memuat serangkaian berita tentang pasien bernama Syadiah yang diduga sakit akibat mengonsumsi puyer.

Menurut pembawa acara, pemberitaan tentang puyer masih akan berlanjut. Besok giliran apoteker yang bicara. Lusa mungkin masih ada lagi. Seperti biasa si pembawa acara selalu mengulang bahwa mereka tidak bermaksud untuk membuat bingung pemirsa.

Read the rest of this entry »

Possibly Related Posts:


Polemik Puyer Cermin Mendesaknya Pengaturan Pekerjaan Kefarmasian

Polemik seputar bentuk sediaan puyer minimal memiliki 2 dimensi masalah yaitu proses pembuatan dan kerasionalan kombinasi obat-obat yang ada didalamnya. Dalam pemberitaannya kedua masalah tersebut diangkat secara bersamaan dengan kecenderungan untuk menggugat keberadaan puyer dalam dunia pengobatan di Indonesia.

Bila mengacu pada good pharmacy practise , apoteker berdasarkan resep dokter yang diterimanya bertanggungjawab penuh dalam proses pembuatan puyer dan mengeluarkan jaminan terhadap kualitas termasuk stabilitasnya sehingga aman dikonsumsi oleh pasien. Dalam konteks tersebut apoteker berkewajiban untuk melakukan screening resep agar kemungkinan adanya ketidakrasionalan penggunaan, polifarmasi maupun interaksi obat dapat diminimalkan.

Read the rest of this entry »

Possibly Related Posts:


Apoteker Menjamin Keamanan Puyer

Polemik tentang puyer kembali menghangat setelah selama 5 hari berturut-turut RCTI mengangkatnya sebagai salah satu topik bahasan dalam acara Seputar Indonesia. Portal berita yang masih satu grup dengan RCTI, Okezone, juga memuat beritanya secara berseri dalam minggu ini. Meski berulangkali sang penyiar mengatakan bahwa mereka tidak bermaksud menakut-nakuti masyarakat, tapi yang terjadi justru sebaliknya. 

Awal mula terjadinya polemik adalah adanya fakta bahwa selama ini puyer cenderung lebih banyak memiliki sisi negatif dibanding positifnya. Beberapa sisi negatif yang disorot antara lain karena puyer merupakan wujud pengobatan tidak rasional, rentan sebagai media polifarmasi, pembuatannya tidak sesuai dengan CPOB dan sebagainya. Akhirnya muncullah desakan agar puyer dilarang secara resmi.

Read the rest of this entry »

Possibly Related Posts:


Sekali Lagi Tentang Puyer

Saya mendapat kiriman sebuah tautan berita tentang puyer dari sejawat Dadan. Dalam tautan tersebut diulas mengenai puyer dari prespektif peracikan dan tanggapan konsumen tentang manfaatnya.

Di portal ini, saya pernah pula menuliskan topik tentang puyer dengan judul Resep Racikan Apakah Sesuai CPOB ?  Jadi, tautan tersebut seolah merupakan visualisasi dari tulisan saya. 

Sayang saya tidak menonton secara langsung, sehingga tidak tahu apakah dalam berita tersebut diulas tentang kerasionalan kombinasi obatnya atau tidak.

Tahun lalu, melalui koneksi internet,  permasalahan tentang puyer juga sempat menghiasi layar monitor kumputer kita. Bahkan sempat diseminarkan pula. Topik yang dibahas cukup komprehensif, baik tentang masalah ketidakrasionalan penggunaan obat maupun masalah interaksi obat yang berpotensi mempengaruhi efikasi maupun stabilitasnya. Salah satu ulasannya bisa dibaca disini.

Read the rest of this entry »

Possibly Related Posts: