Harga Obat Sebaiknya Dikendalikan

Dalam kurun waktu setahun terakhir, masalah harga obat setidaknya telah dua kali diangkat menjadi headline harian Kompas. Namun, harga obat tetap saja naik. Secara umum, obat dikategorikan menjadi 2, obat paten dan obat generik. Obat paten adalah obat yang masih mendapatkan perlakuan khusus, semacam monopoli, untuk periode tertentu. Selama masa tersebut, obat paten tidak memiliki kompetitor langsung dan biasanya produsen mematok harga  mahal karena alasan pengembalian investasi.

Read the rest of this entry »

Possibly Related Posts:


Siapkah Kita Menjadi Apoteker Era Web 2.0 ?

Artikel ini ditulis oleh sejawat Fajar Ramadhitya Putra

Kualitas derajat kesehatan masyarakat terkait erat dengan keunggulan sumberdaya manusianya. Sementara upaya meningkatkan derajat kesehatan masyarakat tak dapat dilepaskan dari unsur pelayanan kesehatan sebagai salah satu pilar pentingnya. Tenaga kesehatan, dengan dijiwai etika profesi, adalah yang menggerakkan proses pelayanan kesehatan tersebut.

Sekian masa ke belakang, profesi tenaga kesehatan merupakan profesi luhur yang sangat dihormati dan dijadikan panutan. Apakah saat ini masih demikian kondisinya? Adalah sebuah ironi ketika tenaga kesehatan malah menjadi bagian dari masalah dan bukannya menjadi solusi dari sekian permasalahan bangsa terkait kesehatan.

Read the rest of this entry »

Possibly Related Posts:


Sebegitu Rendahkah Profesi Apoteker?

Sebenarnya saya sudah agak lama membaca artikel yang berjudul Menulis Fungsi Obat di blognya CakMoki dan artikel Dokter-Apoteker cs apa vs ? di blognya sejawat Zullies. Semula saya kurang menaruh perhatian terhadap isi kedua artikel. Namun setelah saya membaca tulisan yang mengkritisi buku berjudul Pasien Pintar dan Dokter Bijak  yang ditulis oleh sejawat Dika, saya jadi teringat kedua artikel tadi.

Read the rest of this entry »

Possibly Related Posts:


Menerapkan Formula E=wMC2 di Apotek

Pelan tapi pasti era new wave marketing sudah merambah semakin jauh dalam kehidupan kita sehari-hari. Yuswohady, salah satu pakar marketing, menemukan formula E=wMC2 untuk menggambarkan bagaimana kedahsyatan new wave marketing dalam dunia bisnis. Berikut adalah kutipannya :

E dalam rumus tersebut saya sebut sebagai “Energi marketing yang maha dahsyat” sedahsyat bom nuklir. Kemudian wM adalah = word of mouth (mouse) atau buzz, yaitu promosi atau pemasaran dari mulut ke mulut baik secara fisik maupun berbasis internet. Dalam rumus ini, makna wM tak hanya menyangkut gosip-gosip konsumen mengenai produk kita, tapi secara lebih luas dan fundamental adalah rekomendasi atau referal dari satu konsumen ke konsumen yang lain. Sementara C2 atau (C x C) adalah: C pertama adalah “offline customer Community”; dan C kedua adalah “online customer Community”.

Read the rest of this entry »

Possibly Related Posts:


Cukupkah Sangsi Itu ?

Dalam pemberitaan resmi Badan POM tentang penarikan 22 merek obat/obat tradisional/supplemen makanan disebutkan bahwa sangsi yang diberikan kepada produsen adalah pencabutan nomor registrasi. Dengan demikian, artinya, produk-produk tersebut dilarang beredar lagi di pasaran. Selesaikah masalahnya ?

Sesungguhnya obat adalah racun, hanya bila pemakaian dan dosisnya sesuai, obat bermanfaat bagi tubuh. Karena sifatnya yang demikian, Badan POM sebagai institusi yang berwenang mengawasi peredaran obat di Indonesia, menerapakan metoda yang ketat untuk memantau setiap obat beredar yang terdaftar agar konsumen terlindungi.

Read the rest of this entry »

Possibly Related Posts: